Pedoman Pelaksanaan Peringatan Hari Sumpah Pemuda Tahun 2025
-
Hari peringatan tetap 28 Oktober 2025 sebagai hari nasional untuk memperingati Sumpah Pemuda.
-
Walau merupakan hari nasional, tanggal 28 Oktober 2025 bukan hari libur nasional.
-
Tema dan identitas visual: pada 2024 tema “Maju Bersama Indonesia Raya”. Untuk 2025, belum ada pengumuman resmi yang penuh mengenai tema lengkap dan sub-tema, namun persiapan telah dilakukan oleh Kemenpora.
-
Kegiatan utama yang direncanakan untuk puncak peringatan 2025 mencakup: pidato dari Menteri, pemberian penghargaan kepada pemuda, pertunjukan seni dan budaya, bazar kreatif dan kuliner, lomba e-games/board games, dan aktivitas olahraga ringan.
-
Panduan upacara bendera, rangkaian kegiatan nasional dan lokal, serta identitas publikasi menjadi bagian dari pedoman yang harus diikuti oleh instansi, lembaga pemuda, sekolah/universitas. Meskipun salinan pedoman 2025 belum menemukan versi lengkapnya, pola dari tahun 2024 tetap menjadi acuan.
Rincian Pedoman (Berdasarkan Informasi Tersedia)
A. Tema & Identitas
-
Untuk 2024, tema adalah “Maju Bersama Indonesia Raya”.
-
Untuk 2025, pada 11 Oktober 2025 diluncurkan logo dan tema oleh Menpora. Menpora menyebut bahwa tema mencerminkan transformasi pemuda sebagai agen perubahan yang bermanfaat bagi masyarakat.
-
Identitas visual (logo, makna, materi publikasi) penting untuk diterapkan di seluruh instansi.
B. Rangkaian Kegiatan
-
Peringatan berskala nasional dan daerah: instansi pusat (Kemenpora) bersama pemangku kepemudaan, organisasi kepemudaan, lembaga pendidikan; di daerah provinsi/kabupaten/kota melalui dinas kepemudaan atau OPD terkait.
-
Untuk 2025 puncak acara mencakup:
-
Pidato resmi dari Menteri Pemuda dan Olahraga.
-
Pemberian penghargaan kepada pemuda berprestasi.
-
Pertunjukan seni dan budaya, bazar produk kreatif dan kuliner, jumpa konten kreator, lomba e-games/board games, aktivitas olahraga ringan (yoga, fun pingpong).
-
-
Di tingkat sekolah, kampus, lembaga pemuda lokal dapat menyesuaikan dengan tema nasional dan memadukan kegiatan kreatif sesuai konteks lokal.
C. Upacara Bendera & Pelaksanaan Teknis
-
Meski pedoman 2025 belum secara terbuka terlampir di web, berdasarkan pedoman sebelumnya, upacara dilaksanakan pukul 08.00 (waktu setempat) pada tanggal 28 Oktober, bersifat khidmat dan sederhana, melibatkan pelajar, mahasiswa, unsur pemuda/organisasi, masyarakat. (mengacu ke 2024)
-
Jika ruang terbuka tidak memungkinkan, bisa dilakukan di ruang tertutup dengan tiang bendera yang telah dikibarkan. (seperti pedoman 2024)
-
Instansi pemerintah pusat dipimpin oleh Menpora sebagai pembina upacara; di daerah oleh Gubernur/Bupati/Wali Kota atau Camat; di luar negeri oleh Kepala Perwakilan RI. (mengacu pedoman 2024)
D. Kepanitiaan dan Pelibatan Pemuda
-
Panitia di tingkat pusat, provinsi, kabupaten/kota dibentuk melalui SK terkait oleh Kemenpora dan pemerintah daerah.
-
Keterlibatan organisasi kepemudaan formal, komunitas pemuda, sekolah/universitas sangat dianjurkan untuk pelaksanaan kegiatan kreatif dan lomba.
-
Pelibatan pemuda dalam perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi kegiatan agar tidak hanya seremonial tetapi bersifat pemberdayaan.
E. Publikasi & Materi Visual
-
Materi publikasi resmi perlu digunakan: logo, poster, backdrop, spanduk, digital media. Untuk 2025, meskipun belum semua materi tersedia secara terbuka, persiapan telah dimulai oleh Kemenpora.
-
Instansi/lembaga di seluruh tingkatan diharapkan menggunakan identitas visual resmi agar tampilan seragam dan menunjukkan kesungguhan dalam peringatan.
Implikasi bagi Sekolah/SMK (Seperti di Malang)
Sebagai pengajar di SMK – Anda bisa memanfaatkan pedoman ini secara praktis:
-
Tetapkan tanggal 28 Oktober sebagai upacara dan rangkaian kegiatan di sekolah, meskipun bukan hari libur.
-
Gunakan tema nasional (menunggu pengumuman lengkap tema 2025) untuk mengarahkan kegiatan seperti lomba kreativitas pemuda (misalnya dalam bidang TKJ: pengembangan aplikasi, inovasi jaringan, game edukasi), diskusi kebangsaan, seminar pemuda.
-
Libatkan siswa, organisasi sekolah (Pramuka, OSIS, ekstra lainnya) dalam rangkaian kegiatan, bukan hanya upacara tetapi juga kegiatan kreatif, teknologi, digital.
-
Gunakan materi publikasi resmi (logo, poster) agar sekolah tampak terintegrasi dengan gerakan nasional.
-
Dokumentasikan kegiatan (foto/video) dan tampilkan di media sekolah atau media sosial untuk meningkatkan kesadaran dan partisipasi.
-
Rancang susunan acara upacara yang khidmat dan sederhana sesuai acuan sebelumnya, dan susun kegiatan pendukung yang relevan dengan jurusan TKJ dan kebutuhan kontekstual sekolah.
Selengkapnya tentang Pedoman Pelaksanaan Peringatan Hari Sumpah Pemuda Tahun 2025 dapat dilihat di sini.
Agar blog ini semakin bermanfaat dan jangkauannya lebih jauh Bapak/Ibu bisa bagikan link blog ini http://wakakursmkjawatimur.blogspot.com kepada sekolahnya, teman, relasi atau siapa saja.
Jangan lupa tinggalkan pesan di kolom komentar, bila ada materi yang dibutuhkan
Dan untuk Bapak/Ibu yang tertarik di bidang kurikulum, bisa bergabung di WA Grub Forum Wakil Kepala Sekolah bidang Kurikulum SMK Jawa Timur pada Link di bawah ini :
(1) Link WA Grub Forum #1 (Penuh)
(Pilih salah satu link dan WAJIB konfirmasi ke Admin)
Link WA Groub dapat di lihat di deskripsi judul blog ini.
Terima kasih.
Komentar
Posting Komentar