Langsung ke konten utama

Panduan Aplikasi e-Raport untuk SMK dari Kemendikdasmen Tahun 2025

1. Apa itu e-Rapor SMK 2025

Aplikasi e-Rapor SMK 2025 adalah perangkat lunak berbasis web untuk manajemen penilaian dan laporan capaian kompetensi peserta didik di sekolah jenjang SMK. Direktorat SMK+2pakagus.com+2
Beberapa hal pokok:

  • Dikembangkan agar sesuai dengan aturan penilaian/asesmen dalam berbagai panduan seperti Kurikulum Merdeka, Kurikulum 2013 revisi yang relevan. Direktorat SMK+1

  • Terintegrasi dengan sistem data sekolah yakni Dapodik (Data Pokok Pendidikan) untuk menghindari duplikasi input data. pakagus.com+1

  • Gratis untuk seluruh sekolah SMK di Indonesia (negeri maupun swasta) agar semua sekolah dapat menerapkan secara digital. pakagus.com+1


2. Dasar regulasi dan latar belakang

  • Peluncuran e-Rapor SMK 2025 disebut sebagai “tonggak sejarah transformasi digital pendidikan vokasi” oleh media karena mendukung sistem penilaian yang otomatis, akurat, dan terintegrasi nasional. Melintas Edukasi

  • Aplikasi ini merujuk pada panduan penilaian dan pembelajaran serta pada regulasi terbaru yang berlaku. Direktorat SMK+1

  • Selain itu, penggunaan e-Rapor juga memiliki kaitan dengan jalur masuk ke perguruan tinggi – misalnya sekolah yang menggunakan sistem rapor elektronik dari Dapodik mendapatkan tambahan kuota dalam jalur seleksi tertentu. dapo.kemdikbud.go.id


3. Lingkup dan fitur utama

Lingkup

Aplikasi ini mencakup aspek-aspek sebagai berikut:

  • Nilai akademik dan kompetensi keahlian peserta didik (SMK) sesuai dengan program keahlian.

  • Data projek/kerja praktek (PKL), kegiatan kokurikuler, dan capaian kompetensi vokasi (karena SMK). Direktorat SMK+1

  • Sinkronisasi data master sekolah (guru, siswa, rombongan belajar, pembelajaran) dari Dapodik ke aplikasi e-Rapor, dan kemudian hasil nilai dapat dikirim kembali ke Dapodik. pakagus.com+1

Fitur utama

Beberapa fitur yang disebutkan:

  • Pull (menarik) data master dari Dapodik ke aplikasi e-Rapor. pakagus.com+1

  • Input nilai dan deskripsi capaian oleh guru dan wali kelas.

  • Cetak leger nilai rapor, download rapor siswa. Direktorat SMK+1

  • Pengaturan akun pengguna (Administrator, Guru, Wali Kelas, Siswa). Direktorat SMK

  • Konfigurasi jaringan: aplikasi bisa dipasang di server sekolah (lokal) atau di cloud, sehingga bisa diakses melalui browser oleh guru/siswa. pakagus.com+1


4. Persiapan teknis dan instalasi di sekolah

Karena Anda mengajar di SMK (SMK Negeri 9 Malang) dan bisa jadi operator/koordinator di sekolah, berikut persiapan teknis penting:

  • Spesifikasi minimal server sekolah: prosesor, memori, OS 64 bit, hard drive cukup. Direktorat SMK+1

  • Jaringan lokal (LAN) harus tersedia agar server e-Rapor bisa diakses oleh guru/ siswa melalui browser. Bisa menggunakan kabel LAN atau WI-FI/hotspot. pakagus.com+1

  • Integrasi dengan Dapodik: pastikan data master (sekolah, siswa, guru, rombel) di Dapodik telah lengkap sebelum menarik ke e-Rapor. Jika ada data yang salah, perbaiki di Dapodik kemudian tarik ulang. pakagus.com

  • Prosedur instalasi: untuk pengguna baru atau upgrade versi; jika server lokal digunakan, harus mengikuti panduan resmi versi 2025. GitHub+1


5. Implementasi di SMK – alur kerja

Sebagai guru atau operator di SMK, alur kerja penggunaan e-Rapor kurang lebih sebagai berikut:

  1. Operator Dapodik sekolah memastikan data master (guru, siswa, rombel, pembelajaran, kurikulum) telah lengkap.

  2. Administrator e-Rapor sekolah melakukan tarik data master dari Dapodik ke aplikasi e-Rapor.

  3. Guru mata pelajaran/keahlian menginput nilai kompetensi, deskripsi, serta melengkapi aspek projek/PKL/ekskul sebagaimana relevan.

  4. Wali kelas melakukan pengecekan, mereview nilai dan deskripsi capaian, lalu mencetak/download rapor.

  5. Setelah rapor final, sekolah mengirim data nilai ke Dapodik melalui fitur yang disediakan. Direktorat SMK+1

  6. Siswa/ortu bisa mengakses rapor secara digital jika diaktifkan aksesnya oleh sekolah. Direktorat SMK


6. Keuntungan & tantangan

Keuntungan

  • Proses penilaian dan pelaporan jadi lebih efisien dan transparan, membantu guru fokus ke pengajaran bukan hanya administrasi. Melintas Edukasi+1

  • Data siswa tersimpan secara digital dan terintegrasi nasional, mendukung kebijakan satu data pendidikan.

  • Untuk sekolah vokasi (SMK) khususnya, fitur-koordinasi kompetensi keahlian, PKL, projek, ekskul bisa terakomodasi.

  • Orang tua/ siswa lebih mudah mengakses hasil belajar secara daring, memperkuat keterlibatan orang tua.

Tantangan

  • Kesiapan infrastruktur: sekolah harus memiliki jaringan yang andal dan server atau cloud.

  • Kesiapan SDM: operator, guru dan wali kelas perlu pelatihan untuk menggunakan aplikasi dengan benar.

  • Validitas data: jika data master di Dapodik kurang lengkap atau salah, maka akan berpengaruh ke e-Rapor.

  • Adaptasi perubahan: karena kurikulum dan sistem penilaian terus diperbarui, sekolah harus siap dengan update teknis dan substansi.


7. Hubungan dengan Kurikulum dan Penilaian

  • Aplikasi e-Rapor SMK 2025 mengacu pada kaidah aktuasi sistem penilaian yang ada dalam Kurikulum Merdeka serta revisi Kurikulum 2013. Direktorat SMK+1

  • Untuk SMK, karena ada aspek kompetensi keahlian, projek kreatif, kewirausahaan, PKL, maka rapor mencakup lebih dari sekedar nilai akademik — termasuk kompetensi vokasi.

  • Data dari e-Rapor akan dikirim ke Dapodik, yang menjadi basis analisis nasional terkait hasil belajar dan kompetensi. Direktorat SMK+1


8. Rekomendasi untuk SMK

Karena Anda berada di SMK dan mengajar beberapa mata pelajaran serta terlibat dalam banyak aspek pengelolaan sekolah, berikut beberapa rekomendasi:

  • Pastikan operator sekolah mengecek kesiapan server/LAN dan sudah membaca panduan resmi “Panduan e-Rapor SMK 2025”.

  • Lakukan pelatihan internal bagi guru mata pelajaran (termasuk produktif TKJ) supaya bisa menginput nilai kompetensi dan deskripsi dengan benar.

  • Koordinasikan dengan wali kelas dan guru produktif untuk memastikan aspek vokasi (projek, PKL, ekskul) dilaporkan dengan semestinya di rapor digital.

  • Lakukan simulasi cetak/download rapor agar saat semester atau tahun ajaran berakhir tidak ada kendala teknis.

  • Pastikan data master di Dapodik sekolah telah rapi (guru, siswa, rombel, pembelajaran) sehingga ketika ditarik ke e-Rapor tidak ada error besar.

  • Manfaatkan fitur akses siswa/orangtua untuk rapor digital sehingga orang tua juga bisa melihat perkembangan anaknya — mendukung keterlibatan orang tua.

  • Siapkan prosedur backup data rutin, karena aplikasi digital memerlukan pengamanan dan kesiapan teknis.

Selengkapnya Panduan Aplikasi e-raport untuk smk dari Kemendikdasmen tahun 2025  dapat dilihat di sini.

Agar blog ini semakin bermanfaat dan jangkauannya lebih jauh Bapak/Ibu bisa bagikan link blog ini http://wakakursmkjawatimur.blogspot.com kepada sekolahnya, teman, relasi atau siapa saja. 

Jangan lupa tinggalkan pesan di kolom komentar, bila ada materi yang dibutuhkan

Dan untuk Bapak/Ibu yang tertarik di bidang kurikulum, bisa bergabung di WA Grub Forum Wakil Kepala Sekolah bidang Kurikulum SMK Jawa Timur pada Link di bawah ini : 

(1) Link WA Grub Forum #1 (Penuh)

(2) Link WA Grub Forum #2

(Pilih salah satu link dan WAJIB konfirmasi ke Admin)
Link WA Groub dapat di lihat di deskripsi judul blog ini.

Terima kasih.

 


Related Posts

Komentar