Langsung ke konten utama

RAPORT PEMBELAJARAN MENDALAM UNTUK SMK YANG BELUM MENERAPKAN e-RAPOR

1. Apa Itu Laporan Pembelajaran Mendalam (RPM)?

Raport Pembelajaran Mendalam (RPM) adalah bentuk laporan hasil belajar siswa pada Kurikulum Merdeka yang menekankan pada:

  • Capaian Pembelajaran (CP),

  • Tujuan Pembelajaran (TP),

  • Kompetensi yang benar-benar dikuasai,

  • Deskripsi kemajuan belajar,

  • Serta analisis mendalam tentang perkembangan keterampilan dan sikap.

Raport ini bukan hanya sekedar angka , namun memberikan gambaran holistik perkembangan siswa, sangat relevan bagi sekolah yang masih menyusun raport secara manual.


2. Mengapa Perlu Sekolah yang Belum Menerapkan e-Rapor?

Bagi SMK yang belum menggunakan aplikasi e-Rapor , RPM diperlukan untuk:

a. Menstandarkan

Meski belum digital, sekolah tetap harus melaporkan hasil belajar sesuai Kurikulum Merdeka.

B. Mempermudah guru menyusun penilaian

Guru dapat menggunakan format RPM untuk menuliskan:

  • Nilai numerik,

  • Predikat,

  • Deskripsi jangkauan,

  • Catatan perkembangan siswa secara manual.

C. Memberikan bukti asesmen yang valid

Format ini dapat digunakan saat pemantauan dari pengawas, asesor, atau dalam proses akreditasi untuk menunjukkan bahwa sekolah:

  • Melakukan asesmen autentik,

  • Menyusun deskripsi secara kualitatif,

  • Penerapan prinsip “Pembelajaran Mendalam”.

D. karakteristik Mendukung SMK

SMK memerlukan penilaian yang lebih detail untuk mata pelajaran produktif dan P5 (Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila).


3. Komponen Utama Laporan Pembelajaran Mendalam SMK

RPM yang baik harus memuat elemen berikut:


A. Identitas Peserta Didik

Meliputi:

  • Nama, NIS, NISN

  • Kelas / Program Keahlian (misal TJKT)

  • Konsentrasi Keahlian

  • Tahun Pelajaran & Semester

  • Nama Wali Kelas

Fungsinya: memastikan laporan resmi dan dapat berfungsi.


B. Ringkas Nilai Tiap Mata Pelajaran

Bagian ini biasanya berupa tabel berisi:

  • Mata pelajaran umum (normatif-adaptif)

  • Mata pelajaran kejuruan (produktif)

  • Nilai angka (0–100)

  • Predikat (A, B, C, atau Sangat Baik – Baik – Cukup – Perlu Penguatan)

  • Deskripsi pencapaian kompetensi

Deskripsi harus menjelaskan kompetensi apa yang sudah dan belum tercapai , bukan hanya “baik” atau “kurang”.


C. Penilaian Mata Pelajaran Produktif SMK

Ini bagian penting bagi SMK, seperti:

  • Program Dasar Keahlian (DPK),

  • Proses Bisnis PJKT,

  • Komputer & Jaringan Dasar,

  • PKWU (Projek Kreatif dan Kewirausahaan).

Guru biasanya produktif membuat:

  • Penilaian praktik,

  • Penilaian menunjukkan kerja,

  • Penilaian proyek,

  • Penilaian portofolio.

Laporan ini merangkum semuanya dalam bentuk:

  • Nilai akhir,

  • Predikat,

  • Deskripsi pencapaian keterampilan kejuruan.


D. Penilaian Delapan Profil Lulusan

Komponen wajib Kurikulum Merdeka.

Memuat:

  • Nama proyek (misal: Kewirausahaan , Gaya Hidup Berkelanjutan )

  • Peran siswa dalam proyek (leader, dokumentator, teknisi, editor, dsb.)

  • Predikat

  • Deskripsi refleksi perkembangan karakter

Tujuannya: menilai kompetensi non-akademik yang mendukung kesiapan kerja.


E. Deskripsi Naratif Pembelajaran Mendalam

Bagian ini sangat khas dalam RPM karena guru menuliskan analisis hasil belajar secara mendalam.

Deskripsinya memuat:

  • Identifikasi kekuatan siswa

  • Kompetensi yang berhasil dicapai

  • Kompetensi yang perlu ditingkatkan

  • belajar Perilaku (disiplin, kolaborasi, kemandirian)

  • Saran perbaikan

Contoh deskripsi:

“Peserta didik menunjukkan kemampuan yang baik dalam instalasi OS dan konfigurasi jaringan dasar. Perlu meningkatkan ketelitian dalam dokumentasi teknis dan manajemen waktu ketika bekerja dalam tim.”

Bagian ini menggambarkan perkembangan siswa secara individu , bukan sekadar angka.


F. Kehadiran

Berisi:

  • Sakit

  • Izin

  • Tanpa Keterangan

Kehadiran mempengaruhi penilaian karakter dan disiplin siswa SMK.


G.Catatan Wali Kelas & Orang Tua

Wali kelas memberikan sekilas perkembangan sikap dan kedisiplinan siswa.
Orang tua menandatangani sebagai bukti komunikasi dua arah.


4. Manfaat Raport Pembelajaran Mendalam untuk SMK

1. Memberikan gambaran kompetensi kejuruan yang lebih nyata

Penting untuk portofolio siswa dan pengembangan karir.

2.Membantu siswa memahami kemajuan belajar

Deskripsi naratif memudahkan siswa mengetahui apa yang perlu diperbaiki.

3. Mendukung implementasi Kurikulum Merdeka

Meski belum menggunakan e-Rapor, sekolah tetap menetapkan asesmen standar.

4.Membantu guru dalam pembelajaran berbasis proyek dan praktik

Karena penilaian dapat diukur dalam bentuk kompetensi, bukan sekedar angka.

5. Mudah digunakan sebagai dasar evaluasi oleh wali kelas dan kepala sekolah

Format manual ini jelas, terstruktur, dan mencakup semua komponen penilaian.


5. Kesimpulan

Raport Pembelajaran Mendalam adalah solusi efektif bagi SMK yang belum menerapkan e-Rapor karena:

  • Menyajikan informasi belajar secara komprehensif,

  • Menekankan kompetensi kejuruan,

  • Memuat penilaian sikap, proyek, dan keterampilan,

  • Menggambarkan pembelajaran siswa secara holistik,

  • Memenuhi tuntutan Kurikulum Merdeka.

Sekolah dapat menyesuaikan format ini sesuai kebutuhan program keahlian masing-masing.

 Selengkapnya tentang RAPORT PEMBELAJARAN MENDALAM UNTUK SMK YANG BELUM MENERAPKAN e-RAPOR dapat dilihat di sini

Agar blog ini semakin bermanfaat dan jangkauannya lebih jauh Bapak/Ibu bisa bagikan link blog ini http://wakakursmkjawatimur.blogspot.com kepada sekolahnya, teman, relasi atau siapa saja. 

Jangan lupa tinggalkan pesan di kolom komentar, bila ada materi yang dibutuhkan

Dan untuk Bapak/Ibu yang tertarik di bidang kurikulum, bisa bergabung di WA Grub Forum Wakil Kepala Sekolah bidang Kurikulum SMK Jawa Timur pada Link di bawah ini : 

(1) Link WA Grub Forum #1 (Penuh)

(2) Link WA Grub Forum #2

(Pilih salah satu link dan WAJIB konfirmasi ke Admin)
Link WA Groub dapat di lihat di deskripsi judul blog ini.

Terima kasih.


Related Posts

Komentar